Universitas Advent Surya Nusantara - Penerimaan mahasiswa baru tahun akademik 2026/2027 - Kampus ini adalah kampus Nasional dan terbuka untuk umum - 10 Pendaftar pertama akan mendapatkan Laptop GRATIS - Hubungi nomor kontak kami - Jurusan tersedia: Sistem Informasi - Ilmu Komputer - Ilmu Gizi - Akuntansi - Keperawatan - Filsafat.

REPOSITORY

Hubungan Kebiasaan Konsumsi Kopi Terhadap Kadar Gula Darah Sewaktu dan Sistem Kardiovaskular Pada Pengunjung Kedai Kopi di Kota Medan

PENULIS

Nova Elisabeth Lumban Gaol Fakultas Kedokteran, Kedokteran Gigi, dan Ilmu Kesehatan Universitas Prima Indonesia Yolanda Eliza Putri Lubis Fakultas Kedokteran, Kedokteran Gigi, dan Ilmu Kesehatan Universitas Prima Indonesia Suandy PUI Phyto Degenerative & Lifestyle Medicine, Universitas Prima Indonesia

TANGGAL

12 November 2025

ABSTRAK

Kopi merupakan minuman populer dan menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat kontemporer. Kopi mengandung zat bioaktif seperti kafein, asam klorogenat, dan polifenol yang dapat memengaruhi metabolisme glukosa dan sistem kardiovaskular. Namun, hasil penelitian sebelumnya menunjukkan temuan yang bervariasi mengenai efek konsumsi kopi terhadap kadar gula darah, tekanan darah, dan denyut nadi, sehingga diperlukan penelitian lebih lanjut untu memahami hubungan tersebut pada masyarakat perkotaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kebiasaan konsumsi kopi terhadap kadar gula darah sewaktu dan sistem kardiovaskular (tekanan darah dan denyut nadi) pada pengunjung kedai kopi di Kota Medan. Penelitian ini merupakan studi observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Variabel independen adalah kebiasaan konsumsi kopi, sedangkan variabel dependen meliputi kadar gula darah sewaktu, tekanan darah, dan denyut nadi. Penelitian dilaksanakan pada Juni–Juli 2025 di Hanami Coffee and Space Medan dengan jumlah sampel 100 responden yang dipilih menggunakan teknik consecutive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner kebiasaan konsumsi kopi serta pengukuran kadar gula darah sewaktu, tekanan darah, dan denyut nadi.  Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Likelihood Ratio Chi-square dengan tingkat signifikansi p<0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden berusia 22-25 tahun (42,0%), berjenis kelamin laki-laki (91,0%), dan berstatus sebagai mahasiswa (71,0%). Sebagian besar responden memiliki kebiasaan konsumsi kopi kategori sedang dengan frekuensi 1–2 cangkir per hari (95,0%). Mayoritas responden juga memiliki kadar gula darah sewaktu normal (97,0%), tekanan darah kategori prehipertensi (39,0%), dan denyut nadi normal (74,0%). Hasil uji bivariat menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kebiasaan konsumsi kopi dengan kadar gula darah sewaktu (p=0,127), tekanan darah (p=0,514), maupun denyut nadi (p=0,724). Kebiasaan konsumsi kopi tidak berhubungan secara signifikan dengan kadar gula darah sewaktu, tekanan darah, maupun denyut nadi pada responden yang diteliti.