PENULIS
TANGGAL
ABSTRAK
Penelitian ini mengkaji identitas ―batu karang‖ dalam Matius 16:18 melalui pendekatan teologis-eksegetis. Perdebatan utama berfokus pada apakah ―batu karang‖ merujuk kepada Petrus, pengakuan iman Petrus, atau Kristus sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan makna yang paling tepat berdasarkan analisis teks Alkitab. Metode yang digunakan adalah pendekatan interdisipliner yang meliputi analisis historis-kritis, linguistik terhadap istilah Petros dan petra, serta kajian intertekstual dan kanonik. Selain itu, penelitian ini juga mempertimbangkan pandangan para Bapa Gereja, teolog Reformasi, dan perspektif Advent.Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun terdapat berbagai interpretasi, makna yang paling konsisten adalah bahwa ―batu karang‖ merujuk kepada Kristus sebagai dasar utama gereja, yang dinyatakan melalui pengakuan iman Petrus. Dengan demikian, gereja dibangun di atas Kristus, bukan pada manusia. Penelitian ini diharapkan memperkaya pemahaman teologis tentang dasar gereja dan mendukung dialog ekumenis.
FILE YANG DAPAT DIUNDUH